HP meluncurkan perangkat baru yang menarik perhatian banyak penggemar teknologi. HP OmniBook Ultra adalah laptop premium dengan kemampuan AI terintegrasi. Perangkat ini menawarkan desain ramping, performa bertenaga, dan fitur AI yang membantu aktivitas sehari-hari. Banyak pengguna di Indonesia mulai laptop ini sebagai pilihan utama untuk kerja dan berkreasi.
Baca Juga: Acer Nitro V16S AI, Laptop Gaming Kencang untuk Gamer dan Kreator

Spesifikasi HP OmniBook Ultra
HP merancang perangkat ini dengan material aluminium berkualitas tinggi. Bobot total laptop ini hanya mencapai 1,27 kilogram saja. Ketebalan bodi sekitar 10,66 milimeter membuatnya sangat nyaman dibawa bepergian. Perangkat ini 52% lebih ringan dari generasi sebelumnya.
Bodi laptop ini telah lolos 20 pengujian ketahanan dengan standar militer US MIL-STD-810. Pengujian tersebut mencakup jatuh, guncangan, suhu ekstrem, dan kondisi sulit lainnya. Meski sangat ramping, daya tahan perangkat ini tidak perlu diragukan lagi. Pengguna bisa membawa laptop ini ke mana saja tanpa khawatir rusak akibat benturan ringan.
Tersedia tiga pilihan warna menarik untuk perangkat ini. Varian prosesor Intel hadir dengan warna Eclipse Grey dan Silk Sand. Sementara varian prosesor Qualcomm hanya tersedia dalam warna Stone Blue saja. Desain aluminium yang diolah dengan teknik forged stamped memberikan kesan mewah dan profesional. Logo HP yang tampil dengan gaya tattooed menambah nilai estetika pada perangkat ini.
Layar OLED 3K dengan Refresh Rate 120Hz
Salah satu keunggulan utama HP OmniBook Ultra terletak pada panel layarnya. Perangkat ini menggunakan layar OLED 14 inci dengan resolusi 3K atau 2880 x 1800 piksel. Teknologi OLED menghasilkan warna yang sangat tajam dan kontras tinggi. Warna hitam terlihat sangat pekat karena piksel bisa benar-benar mati.
Refresh rate 120Hz membuat gerakan di layar terlihat sangat halus. Pengguna bisa merasakan perbedaan signifikan saat menggulir halaman web atau mengedit video. Layar ini juga mendukung 100 persen cakupan warna DCI-P3. Artinya, reproduksi warna sangat akurat untuk kebutuhan editing foto dan video.
Kecepatan respons layar hanya 1 milidetik saja. Angka tersebut jauh lebih cepat dibandingkan layar IPS LCD biasa. Kecerahan layar mencapai 500 nits untuk konten SDR dan 1100 nits untuk konten HDR. Pengguna tetap bisa melihat layar dengan jelas meski berada di bawah sinar matahari langsung.
Berbeda dengan banyak laptop premium lainnya, layar ini tidak memiliki sudut membulat. Sudut layar yang persegi memungkinkan pengguna memanfaatkan seluruh area tampilan secara maksimal. Tidak ada piksel yang terbuang sia-sia akibat desain sudut membulat. Fitur touchscreen juga hadir sebagai nilai tambah.
Performa Prosesor Intel Panther Lake dan Snapdragon X2 Elite
HP menyediakan dua pilihan prosesor untuk perangkat ini. Varian pertama menggunakan prosesor Intel Core Ultra 3 Series terbaru dengan kode nama Panther Lake. Pilihan prosesor Intel mencakup Core Ultra 7 356H, Core Ultra 9 386H, dan Core Ultra X9 388H. Setiap prosesor memiliki 16 inti dengan 4 inti performa, 8 inti efisien, dan 4 inti efisien daya rendah.
Prosesor Intel dilengkapi NPU dengan kemampuan 50 TOPS. NPU tersebut memungkinkan pemrosesan AI berjalan secara lokal di perangkat. Tidak perlu koneksi internet untuk menggunakan fitur-fitur cerdas. Prosesor ini beroperasi pada rentang 15 hingga 80 watt tergantung beban kerja.
Varian kedua menggunakan prosesor Qualcomm Snapdragon X2 Elite. Pilihan prosesor ini cocok untuk pengguna yang mengincar performa AI lebih mumpuni. NPU pada prosesor Qualcomm mampu menghasilkan 85 TOPS. Angka tersebut jauh melampaui persyaratan minimum 40 TOPS untuk sertifikasi Copilot+ PC dari Microsoft.
Memori LPDDR5X berkecepatan tinggi tersedia dalam pilihan 16GB, 32GB, atau 64GB. Kecepatan memori mencapai 8533 MT/s hingga 9600 MT/s tergantung konfigurasi. Penyimpanan SSD PCIe Gen 5 NVMe tersedia dalam kapasitas 512GB, 1TB, dan 2TB. Kecepatan baca tulis SSD generasi kelima sangat tinggi untuk kebutuhan produktivitas maksimal.
Sistem Pendingin Vapor Chamber Pertama dari HP
Meski memiliki bodi yang sangat tipis, HP tetap memperhatikan sistem pendingin dengan serius. HP OmniBook Ultra menggunakan sistem pendingin Vapor Chamber untuk pertama kalinya. Teknologi ini biasanya hanya ditemukan pada laptop gaming berukuran besar. Vapor Chamber mampu menyebarkan panas secara merata ke seluruh area perangkat.
Dua kipas pendingin aktif bekerja secara efisien untuk menjaga suhu tetap stabil. Lubang masuk udara berada di bagian bawah laptop. Kaki karet yang memanjang hampir di seluruh lebar perangkat membantu meningkatkan aliran udara. Lubang keluar udara terletak di bagian belakang dekat engsel layar.
Hasilnya, laptop ini tetap dingin dan senyap saat digunakan untuk tugas ringan. Bahkan saat menjalankan aplikasi berat, suhu tetap terkendali dengan baik. Pengguna tidak perlu khawatir tentang thermal throttling yang bisa menurunkan performa. Sistem pendingin ini memungkinkan prosesor bekerja pada kemampuan puncaknya lebih lama.
Fitur AI Copilot+ PC
HP OmniBook Ultra telah mendapatkan sertifikasi Copilot+ PC dari Microsoft. Sertifikasi ini memerlukan NPU minimal 40 TOPS, RAM 16GB, dan SSD 256GB. Perangkat ini memenuhi semua persyaratan tersebut dengan sangat baik. Fitur AI eksklusif hanya bisa diakses pada laptop yang memiliki sertifikasi tersebut.
Cocreator menghadirkan kemampuan membuat gambar langsung di aplikasi Paint dan Foto. Pengguna cukup mengetik deskripsi teks untuk menghasilkan gambar unik. Proses pembuatan gambar berlangsung sepenuhnya di perangkat tanpa koneksi internet. Tidak diperlukan biaya langganan untuk menggunakan fitur ini.
Live Captions dengan Translation menyediakan subtitle real-time untuk sumber audio apa pun. Fitur ini mendukung lebih dari 40 bahasa berbeda secara bersamaan. Semua pemrosesan transkripsi berjalan secara lokal melalui NPU. Fitur ini sangat bermanfaat untuk rapat internasional dan kebutuhan aksesibilitas.
Windows Studio Effects meningkatkan kualitas panggilan video secara otomatis. Efek yang tersedia meliputi koreksi kontak mata, auto-framing, pencahayaan potret, dan blur latar belakang. NPU menangani semua pemrosesan tanpa membebani CPU atau GPU. Hasilnya, kipas laptop tetap senyap selama panggilan video berlangsung.
Baterai Tahan Lama dengan Pengisian Cepat
Kapasitas baterai pada OmniBook Ultra mencapai 70 watt-hour. Untuk varian Snapdragon X2 Elite dengan layar 3K OLED, daya tahan mencapai 22,5 jam. Jika memilih prosesor yang lebih hemat daya, baterai bisa bertahan hingga 30 jam pemutaran video lokal. Angka tersebut sangat mengesankan untuk laptop berbasis x64.
Pengisian daya cepat tersedia melalui charger 65 watt berbasis teknologi GaN. Charger ini mampu mengisi daya hingga 50 persen hanya dalam waktu 45 menit saja. Desain charger yang ramping dan ringan sangat nyaman dibawa bepergian. Kabel charger bisa dilepas dan colokan bisa dilipat untuk kemudahan penyimpanan.
Penggunaan sehari-hari menunjukkan daya tahan baterai antara 8,5 hingga 9 jam. Angka tersebut didapat dari penggunaan campuran untuk produktivitas dan browsing. Baterai tahan lama memungkinkan pengguna bekerja seharian tanpa mencari colokan listrik. Fitur ini sangat penting untuk orang yang sering bepergian.
Konektivitas Modern dan Port yang Tersedia
HP OmniBook Ultra dilengkapi tiga port USB Type-C dengan kecepatan 40 Gbps. Semua port mendukung standar Thunderbolt 4 untuk transfer data super cepat. Port USB-C tersebar di kedua sisi laptop untuk kemudahan akses. Tidak ada port USB-A yang tersedia, jadi pengguna perlu adapter untuk perangkat lama.
Konektivitas nirkabel mencakup Wi-Fi 7 dan Bluetooth 6.0 terbaru. Wi-Fi 7 menawarkan kecepatan dan stabilitas jauh lebih baik dari generasi sebelumnya. Bluetooth 6.0 memungkinkan koneksi dengan perangkat aksesori lebih cepat dan hemat daya. Jack audio 3,5 milimeter masih tersedia untuk pengguna headphone kabel.
Tidak ada slot kartu memori atau port HDMI pada perangkat ini. Pengguna yang membutuhkan port tersebut harus menggunakan dongle atau hub eksternal. Keterbatasan port ini menjadi salah satu kompromi untuk mencapai bodi yang sangat tipis. Namun, tiga port Thunderbolt 4 sudah cukup untuk kebutuhan sebagian besar pengguna.
HP OmniBook Ultra vs MacBook Air M4
Kedua laptop ini menempati segmen premium dengan harga yang berdekatan. HP OmniBook Ultra menawarkan layar 14 inci OLED 3K dengan refresh rate 120Hz. MacBook Air M4 hanya memiliki layar 13,6 inci Liquid Retina 2,5K dengan refresh rate 60Hz. Layar HP jauh lebih unggul dalam hal warna, kontras, dan kelancaran tampilan.
Berat kedua perangkat hampir sama dengan selisih sangat tipis. HP OmniBook Ultra memiliki bobot 1,27 kilogram sedangkan MacBook Air M4 sekitar 1,24 kilogram. Ketebalan HP OmniBook Ultra 5 persen lebih ramping dari MacBook Air M4. HP juga menawarkan layar sentuh yang tidak tersedia pada MacBook apa pun.
Dari segi daya tahan, MacBook Air M4 unggul dengan daya tahan 12 hingga 16 jam. HP OmniBook Ultra mampu bertahan sekitar 10 hingga 14 jam tergantung penggunaan. Namun, HP menawarkan pengisian daya yang lebih cepat dengan charger 65 watt. Apple hanya menyediakan charger 35 watt untuk MacBook Air M4.
Harga dan Ketersediaan di Indonesia
HP Indonesia telah memasarkan seri OmniBook Ultra melalui situs resmi dan toko online. Harga resmi untuk HP OmniBook Ultra di Indonesia dimulai dari Rp 30.999.000. Harga tersebut bisa berbeda tergantung konfigurasi prosesor, RAM, dan kapasitas penyimpanan. Varian dengan prosesor Intel Core Ultra 9 dan RAM 32GB tentu memiliki harga lebih tinggi.
Beberapa toko online seperti Tokopedia dan Blibli juga menjual varian OmniBook Ultra Flip. Harga untuk varian Flip dengan prosesor Intel Core Ultra 7 berkisar Rp 27.599.000 hingga Rp 32.429.000. Varian Flip menawarkan layar yang bisa dilipat 360 derajat untuk mode tablet. Pilihan warna untuk varian Flip mencakup Eclipse Grey dan Stone Blue.
Pembeli disarankan membeli dari toko resmi HP atau distributor resmi. Garansi resmi HP Indonesia memberikan perlindungan selama dua tahun. Beberapa penjual juga menawarkan paket Accidental Damage Protection untuk perlindungan ekstra.
Varian Omnibook Ultra Flip 14
Berdasarkan review @JagatReview yang dibagikan di YouTube channelnya, dengan prosesor Intel Core Ultra 200V series, laptop ini menawarkan performa yang mumpuni untuk berbagai keperluan, termasuk editing video dan desain grafis. Pengguna dapat dengan lancar menjalankan game AAA dan aplikasi AI berkat adanya NPU yang disematkan, menjadikan laptop ini serba bisa.
Baca Juga: MacBook Pro Touchscreen M5, Revolusi Layar Sentuh dan Era Baru Apple Silicon
HP OmniBook Ultra merupakan laptop AI premium yang menawarkan paket lengkap. Desain ringan dan tangguh memenuhi kebutuhan mobilitas tinggi. Harga mulai Rp 26 jutaan hingga Rp 35 jutaan memang tidak murah. Namun, untuk berbagai orang yang membutuhkan spesifikasi yang tinggi, investasi ini sepadan. HP OmniBook Ultra layak dipertimbangkan sebagai laptop AI canggih dengan performa tinggi.

Saya seorang teknisi yang bergerak di bidang perbaikan dan perawatan laptop. Sejak 10 tahun lalu terjun langsung ke lapangan dalam proses perbaikan dan perawatan laptop. Melalui web ini, saya berbagi informasi pengalaman berharga dalam proses upgrade dan solusi mengatasi permasalahan berbagai laptop.



